Halaman

Cara Budidaya dan Merawat Bunga Anthurium

Cara Budidaya dan Merawat Bunga Anthurium, Anthurium adalah tanaman hias tropis, memiliki daya tarik tinggi sebagai penghias ruangan, karena bentuk daun dan bunganya yang indah, Anthurium yang berdaun indah adalah asli Indonesia, sedangkan yang untuk bunga potong berasal dari Eropa.
Cara Budidaya dan Merawat Bunga Anthurium
  •  Perbanyakan
Anthurium dapat diperbanyak dengan 2 cara, yaitu generatif (biji) dan vegetatif (stek).
1. Perbanyakan dengan cara generatif (biji)
Tanaman anthurium memiliki 2 macam bunga (Gambar 1) yaitu bunga jantan dan bunga betina. Bunga jantan ditandai oleh adanya benang sari, sedangkan bunga betina ditandai oleh adanya lendir. Biji diperoleh dengan menyilangkan bunga jantan dan bunga betina.
Dengan menggunakan jentik, bunga sari diambil dan dioleskan sampai rata di bagian lendir pada bunga betina. Sekitar 2 bulan kemudian, bunga yang dihasilkan sudah masak, di dalamnya terdapat banyak biji anthurium. Biji-biji tersebut di kupas, dicuci sampai bersih dan diangin-anginkan, kemudian ditabur pada medium tanah halus. Persemaian ditempatkan pada kondisi lembab dan selalu disiram.
2. Perbanyakan dengan cara vegetatif (stek)
Ada 2 cara perbanyakan secara vegetatif, yaitu stek batang dan stek mata tunas. Cara perbanyakan dengan stek batang adalah memotong bagian atas tanaman (batang) dengan menyertakan 1 – 3 akar, bagian atas tanaman ‘yang telah dipotong kemudian ditanam, pada medium tumbuh yang telah disiapkan. Sebaliknya perbanyakan dengan mata tunas adalah mengambil satu mata pada cabang, kemudian menanam mata tunas pada medium tumbuh yang telah disiapkan.
  • Penyiapan Medium Tumbuh
Berdasarkan kegunaannya, medium tumbuh dibagi menjadi 2 macam, yaitu medium tumbuh untuk persemaian dan untuk tanaman dewasa. Medium tumbuh terdiri dari campuran humus, pupuk kandang dan pasir kali. Humus atau tanah hutan dan pupuk kandang yang sudah jadi di ayak dengan ukuran ayakan 1 cm, sedangkan pasir kali di ayak dengan ukuran ayakan 3 mm.
Humus, pupuk kandang dan pasir kali yang telah di ayak, dicampur dengan perbandingan 5 : 5 : 2. Untuk persemaian, medium tumbuh perlu disterilkan dengan cara mengukus selama satu jam.
  •  Penyiapan Pot
Untuk menanam bunga anthurium, dapat digunakan pot tanah, pot plastik atau pot straso. Pot yang paling baik adalah pot tanah karena memiliki banyak pori-pori yang dapat meresap udara dari luar pot. Apabila digunakan pot yang masih baru, pot perlu direndam dalam air selama 10 menit. Bagian bawah pot diberi pecahan genting/pot yang melengkung, kemudian di atasnya diberi pecahan batu merah setebal 1/4 tinggi pot. Medium tumbuh berupa campuran humus, pupuk kandang dan pasir kali dimasukkan dalam pot
  • Pemeliharaan
Setelah tanam, tanaman dipelihara dengan menyiram 1 – 2 kali sehari. Daun yang sudah tua atau rusak karena hama dan penyakit, dipotong agar tanaman tampak bersih dan menarik. Sebaiknya tanaman ini dipelihara di tempat teduh karena tanaman tidak tahan sinar matahari langsung.
Baca Selengkapnya »»  

Cara Merawat Bunga Kamboja Sederhana

Cara Merawat Bunga Kamboja Sederhana, Bunga kamboja adalah bunga yang paling banyak di gemari saat ini.Selain bunganya yang indah,juga hidupnya bisa bertahan lama.
Cara Merawat Bunga Kamboja Sederhana

Selain itu kamboja juga gak terlalu membutuhkan perhatian dalam perawatannya.Bagi ibu-ibu yang pingin kambojanya terlihat indah dengan bunganya yang lebat..,nih saya punya tips sederhana untuk anda.:
1. bagi anda yang menanam kamboja di pot,usahakan tanahnya di ganti sebulan 2 kali/sekali tergantung  kesempatan,tapi di usahakan setiap bulan di ganti.

2. Ambillah tanah yang bagus,seperti tanah bekas pembakaran atau tanah yang ada di kandang 

3. Sebelum bunga di tanam kembali, sebaiknya di cuci dulu biar segar.Ingat,bukan hanya manusia lho yang
   butuh air
 
4. Setiap bulan bubuhilah keliling batangnya (tanahnya) dengan penyedap sasa,atau bisa juga obat-obatan
   bekas yang sudah tidak di pakai
 
5. kalau anda pingin kambojanya bercabang banyak,potonglah pangkalnya dan belah empat
OK.Selamat mencoba !
Baca Selengkapnya »»  

Media Tanam Bunga Adenium Yang Tepat

Media Tanam Bunga Adenium Yang Tepat, Media tanam adenium yang baik adalah porous dan kering. Apapun media akan digunakan terpenting tidak menahan air, secepat mungkin air bekas siraman atau air hujan segera dialirkan ke lobang-lobang pot. Karena tanaman ini hanya butuh sedikit air bukan jenuh air. Memilih media tepat akan mempermudah perawatan adenium kemudian hari.

Memperhatikan media baik akan membuat adenium tampil cantik indah mempesona.

Media lembab atau menahan air tidak baik untuk adenium, tanaman akan mudah terkena penyakit atau akar membusuk. Kalau akar adenium membusuk berujung pada kematian tanaman.


Media Tanam Bunga Adenium Yang Tepat

Peringatan !!
Tanaman adenium ini sebaiknya tidak ditanam mengunakan tanah liat, tanah merah atau sejenisnya dengan daya ikat tinggi.


Media yang tepat diantaranya pasir, sekam, sekam bakar, coco peat, tanah arang, tanah bakar, akar pakis, pupuk kandang dan lain-lain. Menurut beberapa leteratur media yang cocok pH (keasamanya) antara 5,5-6,5.

Jenis media akan mempengaruhi intensitas penyiraman adenium.

Sebelum media digunakan sebaiknya dibersihkan dahulu agar terbebas dari hama atau bibit penyakit, untuk media pasir gunakan butir agak kasar (pasir malang), sebaiknya dicuci sebelum digunakan.


Perawatan adenium baik tentu memperhatikan komposisi media yang tepat. Tidak ada aturan baku komposisi media tanam adenium harus digunakan, yang perlu diperhatikan adalah memenuhi unsur-unsur berikut dalam satu wadah, pupuk, unsur hara, pelepas daya ikat media.


Selain media tanam adenium, komposisi media juga dianggap penting, karena akan mempengaruhi perkembangan tanaman dikemudian hari.

Komposisi tidak baik penyebab adenium mudah terkena penyakit perkembangan adenium terhambat atau tidak maksimal pertumbuhan.


Komposisi Media

Berikut Contoh Komposisi Media Adenium ;

  1. Sekam bakar 30%, coco peat 20%, pasir 20%, pupuk lengkap 30%
  2. Sekam bakar 40%. pasir 20%, akar pakis 20%, pupuk 20%

Hobiis boleh memiih salah satu komposisi diatas atau bisa juga menciptakan komposisi media sendiri tentu saja berdasarkan pengamatan dan pengalaman selama memelihara adenium.

Untuk lapisan dasar pada media ditambahkan batu kasar, pecahan genteng atau potongan styrofoam, gunakan salah satu saja ini bertujuan agar air tidak terhambat didasar media.

Dengan komposisi media tepat adenium tumbuh maksimal dikemudian hari tanpil indah mempesona.
Baca Selengkapnya »»  

Jenis Bunga Anggrek Paling Langka

Jenis Bunga Anggrek Paling Banyak Di cariJenis Bunga Anggrek Paling Langka dan Banyak Di cari - Bunga Anggrek mempunyai bentuk yang sangat beragam dan warnanya sangat indah. Bagi pecinta bunga, pasti akan rela merogoh kantong untuk membeli bunga anggrek. Bunga Anggrek mempunyai harga jual yang sangat tinggi. Bunga Anggrek sering dijadikan tanaman hias. Sebagai tanaman hias,anggrek dapat bertahan lama di dalam ruang.Bunga Anggrek merupakan satu suku tumbuhan berbunga dengan anggota jenis terbanyak. Jenis-jenisnya tersebar luas dari daerah tropika basah hingga wilayah sirkumpolar, meskipun sebagian besar anggotanya ditemukan di daerah tropika. Kebanyakan anggota suku ini hidup sebagai epifit, terutama yang berasal dari daerah tropika. Bunga Anggrek di daerah beriklim sedang biasanya hidup di tanah dan membentuk umbi sebagai cara beradaptasi terhadap musim dingin. Organ-organnya yang cenderung tebal dan “berdaging” (sukulen) membuatnya tahan menghadapi tekanan ketersediaan air. Bunga Anggrek epifit dapat hidup dari embun dan udara lembap.

Berikut ini Jenis-jenis Bunga Anggrek


1. Anggrek Tebu


Bunga Anggrek Tebu merupakan jenis bunga anggrek terbesar dan paling berat diantara jenis-jenis bunga anggrek lainnya. Anggrek tebu berat nya dapat mencapai 1 ton dengan tinggi 3 meter dan diamater 1-2 cm. Bunga Anggrek jenis ini mendapat predikat Anggrek Raksasa.

Bunga anggrek tebu (Grammatophyllum speciosum) berwarna kuning dengan bintik-bintik berwarna coklat, merah atau merah kehitam-hitaman. Bunga anggrek tebu tahan lama dan tidak mudah layu. Meskipun telah dipotong dari batangnya bunga raksasa yang super besar dan berat ini mampu bertahan 2 bulan.

2. Anggrek Bulan

Anggrek bulan termasuk dalam tanaman anggrek monopodial yang menyukai sedikit cahaya matahari sebagai penunjang hidupnya. Daunnya berwarna hijau dengan bentuk memanjang. Akar-akarnya berwarna putih dan berbentuk bulat memanjang serta terasa berdaging. Bunganya memiliki sedikit keharuman dan waktu mekar yang lama serta dapat tumbuh hingga diameter 10 cm lebih.

3. Anggrek Hartinah


Bunga Anggrek hartinah ini hanya tumbuh di daerah tertentu, yaitu Sumatera Utara Indonesia. Jenis anggrek yang diketemukan pertama kali pada tahun 1976 ini bisa diketemukan di Desa Baniara Tele Kecamatan Harian Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Anggrek Tien Soeharto atau sering disebut juga sebagai Anggrek Hartinah (Cymbidium hartinahianum) merupakan anggrek tanah yang hidup merumpun. Bunga Anggrek ini merupakan bunga yang dilindungi oleh Pemerintah berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 1999.

4. Anggrek Kantung Kolopaking

Jenis ini termasuk jenis yang sangat langka. Anggrek Kantung Kolopaking ini termasuk tanaman endemik Kalimantan Tengah. Bunga ini hidup di bebatuan yang berlumut di tepi-tepi tempat berair pada daerah ketinggian kurang lebih 600dpl. Bunga jenis ini hanya tumbuh di Kalimantan Tengah.Deskripsi & Ciri. Anggrek Kantung Kolopaking (Paphiopedilum kolopakingii) memiliki daun berwarna hijau tua, berbentuk pita dengan ujung membulat dengan panjang antara 20 - 80 cm dan lebar antara 5 - 12 cm.Kelestarian tumbuhan langka ini terancam oleh laju deforestasi hutan, kebakaran hutan, perburuan dan perdagangan ilegal. Sungguh amat disayangkan anggrek secantik ini akhirnya punah.
Baca Selengkapnya »»